Cinta oh cinta....Awalnya aku tak yakin dengan rasa ini...
rasa yang bergelora didada...
kadang membuncah,membuatku hampir gila..
ada rasa rindu kala sehari tak melihatnya...
getar di dada kurasa semakin menjadi kala berjumpa dengannya,nerves,dag dig dug,salah tingkah buat aku tersiksa...
tapi semua itu kulalui..
meski tlah bertahun-tahun lamanya,rasa itu tak kunjung pergi...
seperti menanggung beban,beban rasa yang terpendam...
haruskah ku ungkapkan/ tapi tak ada nyali...
Dilema..
saat dia mendekatiku...
ada rasa bahagia,dan juga bingung harus bagaimana...
dan sungguh tak berdaya saat dia ungkapkan cinta(cinta..benarkah?)...
Dilema..
apa yang harus aku lakukan?
kuberanikan diri berterus terang,kuungkap segala rasa yang ada...
agar beban didada semakin berkurang...
Dilema...
ketika dia menghilang tiada kabar,aku terpaku dalam kebimbangan...
ada rasa rindu yang masih tertinggal,akankah rasa ini akan sia-sia?...
aku hanya bisa merelakan...
Semoga....diri ini tak lagi terlena pada cinta yang belum halal...
lebih tepatnya ,dengan rasa yang belum saatnya...
*****
simpanlah rasa itu sebaik-baiknya....
dan jika sudah saatnya,akan ada orang yang lebih tepat untuk mendapatkan rasa yang suci itu...
dan dialah jodohmu..
jodoh yang telah Allah tulis diLauhul Mahfudz...
Minggu, 22 September 2013
Kamis, 19 September 2013
Ada Kalanya...
Ada kalanya hati tak setegar biasanya...
terasa rapuh,butuh kekuatan untuk mendorongnya menjadi pribadi bermental baja..
sesak didada sangatlah menyiksa,membuatku jatuh,tertunduk lesu tak berdaya...
kekuatanku tak lagi seperti yang dulu...
mudah larut dalam keadaan yang tak mengenakkan,
mudah emosi dalam egonya insan tak punya perasaan,
mudah tersentuh rasa yang entah datangnya dari mana...
Adalalanya juga,hati tak selembut dulu...
mudah tersulut api kemarahan..
Apakah ini adalah pengaruh darinya?
Sifatnya menjalar dalam tubuhku,pelan-pelan...
Ah..sungguh aku tak ingin semua itu terjadi...
aku tak ingin mempunyai sifat yang buatku m,uak,
menelan kepahitan disetiap harinya....
mengusik ketenangan ,dari setiap kata-katanya...
Aku bosan...bosan yang terlalu
Tapi...rasa syukurku tak ingin kuusik dengan keadaan yang ada didalamnya...
Hanya kesabaran yang akan menguatkan jiwaku yang mudah rapuh...
untuk selalu tegar,disetiap orang-orang menyayangiku,tersimpan kekuatan....
Tercatat tekad yang akan mendorongku kembali kedalam jiwa yang baik...
mendorong kembali kedalam jiwa yang penuh dengan rasa syukur,atas kuasaNYA....
HINGGA AKU BISA BERTAHAN HINGGA SEKARANG INI......
terasa rapuh,butuh kekuatan untuk mendorongnya menjadi pribadi bermental baja..
sesak didada sangatlah menyiksa,membuatku jatuh,tertunduk lesu tak berdaya...
kekuatanku tak lagi seperti yang dulu...
mudah larut dalam keadaan yang tak mengenakkan,
mudah emosi dalam egonya insan tak punya perasaan,
mudah tersentuh rasa yang entah datangnya dari mana...
Adalalanya juga,hati tak selembut dulu...
mudah tersulut api kemarahan..
Apakah ini adalah pengaruh darinya?
Sifatnya menjalar dalam tubuhku,pelan-pelan...
Ah..sungguh aku tak ingin semua itu terjadi...
aku tak ingin mempunyai sifat yang buatku m,uak,
menelan kepahitan disetiap harinya....
mengusik ketenangan ,dari setiap kata-katanya...
Aku bosan...bosan yang terlalu
Tapi...rasa syukurku tak ingin kuusik dengan keadaan yang ada didalamnya...
Hanya kesabaran yang akan menguatkan jiwaku yang mudah rapuh...
untuk selalu tegar,disetiap orang-orang menyayangiku,tersimpan kekuatan....
Tercatat tekad yang akan mendorongku kembali kedalam jiwa yang baik...
mendorong kembali kedalam jiwa yang penuh dengan rasa syukur,atas kuasaNYA....
HINGGA AKU BISA BERTAHAN HINGGA SEKARANG INI......
Minggu, 08 September 2013
Berteman Sepi
Saat sendiri,kunikmati bintang yg bertaburan.
Angin malampun seolah mengerti kesendirianku,menghempaskan kelelahanku,rasa penatku terbawa angin sepoi"...
Rasanya damai....beban ini berkurang,meski masih ada yang mengganggu fikiranku.
Tp tak apalah,selamanya tak mungkin beban selalu menimpa setiap insan,adakalanya sekarang terbebani,lusa terbebas dari masalah.
Hidup itu tak selamanya sedih,juga senang.
Ada saatnya sendiri"....karna Allah maha tahu,dan Maha Adil.
Angin malampun seolah mengerti kesendirianku,menghempaskan kelelahanku,rasa penatku terbawa angin sepoi"...
Rasanya damai....beban ini berkurang,meski masih ada yang mengganggu fikiranku.
Tp tak apalah,selamanya tak mungkin beban selalu menimpa setiap insan,adakalanya sekarang terbebani,lusa terbebas dari masalah.
Hidup itu tak selamanya sedih,juga senang.
Ada saatnya sendiri"....karna Allah maha tahu,dan Maha Adil.
Rabu, 17 Juli 2013
Doa
Sudah menjadi kewajiban kita sebagai hambaNYA untuk senantiasa berdoa,agar mendapat ridho dariNYA. Doa adalah,meminta kepada TUHAN.Tapi bukan berarti bertujuan mengubah TUHAN seperti yang kita lakukan. Meminta TUHAN untuk lebih penurut,agar apa-apa yang kita minta langsung dikabulkan. Doa tidak boleh terputus dari diri kita.Kalau ada orang yang tidak mau berdoa,itu sombong namanya. Merasa hebat,tidak perlu TUHAN dalam hidupnya. Padahal kita ini siapa?dari mana asalnya?Sungguh,orang yang tidak mau berdoa sangatlah rugi.
Disetiap waktu,bahkan hembusan nafas ini,kita sepantasnya selalu berdzikit,bertasbih,berdoa. Berdoa dalam keadaan apapun .dimanapun,dan kapanpun..Dalam senang ,susah,sedih,kita harus tetap berdoa. Tapi,rasanya tidak adail kalau kita hanya berdoa untuk diri sendiri,lebih mementingkan diri sendiri.
Kita juga dianjurkan untuk mendoakan orang lain.wajib.Entah itu keluarga,teman ,musuh,dll kita harus tetap mendoakannya.
Yang paling berat adalah,mendoakan orang yang selalu membuat kita sedih,selalu menghina,mendzolimi. Yang terbesit adalahkebencian,dan bukan mendoakan yang baik-baik malah mengutuk habis-habisan,memfonis dengan doa yang jelek-jelek.
Kalau kita merasa terdzolimi,doakanlah supaya mereka sadar,dibukakan pinyu hatinya untuk menjadi baik,diberi hidayah agar tak lagi menyakiti banyak orang...,ya begitulah.Seperti Firman ALLAH.,
Jika kita tidak bisa melakukan dengan perbuatan dan perkataan ,maka berdoalah.Begitulah yang saya tahu,meski tidak lengkap.
Disetiap waktu,bahkan hembusan nafas ini,kita sepantasnya selalu berdzikit,bertasbih,berdoa. Berdoa dalam keadaan apapun .dimanapun,dan kapanpun..Dalam senang ,susah,sedih,kita harus tetap berdoa. Tapi,rasanya tidak adail kalau kita hanya berdoa untuk diri sendiri,lebih mementingkan diri sendiri.
Kita juga dianjurkan untuk mendoakan orang lain.wajib.Entah itu keluarga,teman ,musuh,dll kita harus tetap mendoakannya.
Yang paling berat adalah,mendoakan orang yang selalu membuat kita sedih,selalu menghina,mendzolimi. Yang terbesit adalahkebencian,dan bukan mendoakan yang baik-baik malah mengutuk habis-habisan,memfonis dengan doa yang jelek-jelek.
Kalau kita merasa terdzolimi,doakanlah supaya mereka sadar,dibukakan pinyu hatinya untuk menjadi baik,diberi hidayah agar tak lagi menyakiti banyak orang...,ya begitulah.Seperti Firman ALLAH.,
Jika kita tidak bisa melakukan dengan perbuatan dan perkataan ,maka berdoalah.Begitulah yang saya tahu,meski tidak lengkap.
Kamis, 11 Juli 2013
Ingin menjadi lebih baik
Semua orang ingin sebuah perubahan dalam hidupnya,termasuk diriku.
Aku ingin menjadi insan yg lebih baik lagi.
Tapi godaan sllu datang ,akupun dibuat takhluk oleh nafsu yg merajai diri.
Hati itu raja....semoga kita semua bisa menjadi pribadi yg lebih baik lagi. Aamiin.
Aku ingin menjadi insan yg lebih baik lagi.
Tapi godaan sllu datang ,akupun dibuat takhluk oleh nafsu yg merajai diri.
Hati itu raja....semoga kita semua bisa menjadi pribadi yg lebih baik lagi. Aamiin.
Jumat, 21 Juni 2013
Dalam Penantian
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokaatuh
Kangen banget,lama gak nulis diblogger.
Sedikit cerita tentang sebuah penantian yang setiap orang pasti pernah mengalaminya.Gimana sih...rasanya menantikan seseorang?senangkah,bosenkah,atau....mungkin lebih baik tidak sama sekali.
Hmmm...dalam penantian yang sangat panjang pastinya menjemukan,jika tidak diisi dengan hal-hal yang bermanfaat.Selama waktu masih ada,yuk kita manfaatkan waktu luang kita untuk menggapai mimpi.
Coba...kalian bermimpi ingin jadi apa?
Yuhu...terserah kalian saja,setiap orang mempunyai mimpi yang berbeda. Aku sendiri sebenarnya juga masih dalam tahap belajar,belajar dan belajar. Inginnya sih jadi penulis,biar bisa menghasilkan tulisan yang bermanfaat bagi orang lain. Selain itu,ada alasan yang dari dulu selalu jadi pemacu. SEbenarnya aku itu orangnya pendiam dan agak pemalu yah..kurang PD gitu alias percaya diri.
Pikirku kala itu...kalau jadi penulis terkenal ,berhasil menerbitkkan sebuah karya dan diundang jadi pembicara ,itu kan jadi tantangan tersendiri untuk aku belajar beradaptasi didepan umum (halahhhh....berkhayalnya tinggi bener).
Biarkan dalam penantian yang tiada kepastian ini,diri ini terus disibukkan dengan hal-hal yang positif,hal baru,tantangan baru.....dan jangan lupa untuk selalu menyertakan doa di setiiap sujud akhir tentang impian kita. Semoga tercapai ya kawannnnn....tetap semangat.
Kangen banget,lama gak nulis diblogger.
Sedikit cerita tentang sebuah penantian yang setiap orang pasti pernah mengalaminya.Gimana sih...rasanya menantikan seseorang?senangkah,bosenkah,atau....mungkin lebih baik tidak sama sekali.
Hmmm...dalam penantian yang sangat panjang pastinya menjemukan,jika tidak diisi dengan hal-hal yang bermanfaat.Selama waktu masih ada,yuk kita manfaatkan waktu luang kita untuk menggapai mimpi.
Coba...kalian bermimpi ingin jadi apa?
Yuhu...terserah kalian saja,setiap orang mempunyai mimpi yang berbeda. Aku sendiri sebenarnya juga masih dalam tahap belajar,belajar dan belajar. Inginnya sih jadi penulis,biar bisa menghasilkan tulisan yang bermanfaat bagi orang lain. Selain itu,ada alasan yang dari dulu selalu jadi pemacu. SEbenarnya aku itu orangnya pendiam dan agak pemalu yah..kurang PD gitu alias percaya diri.
Pikirku kala itu...kalau jadi penulis terkenal ,berhasil menerbitkkan sebuah karya dan diundang jadi pembicara ,itu kan jadi tantangan tersendiri untuk aku belajar beradaptasi didepan umum (halahhhh....berkhayalnya tinggi bener).
Biarkan dalam penantian yang tiada kepastian ini,diri ini terus disibukkan dengan hal-hal yang positif,hal baru,tantangan baru.....dan jangan lupa untuk selalu menyertakan doa di setiiap sujud akhir tentang impian kita. Semoga tercapai ya kawannnnn....tetap semangat.
Kamis, 20 Juni 2013
Impian
Siapa yang tidak mempunyai impian cung.....(tunjuk jari yang tinggi ya...hehee).
Pasti semua orang mempunyai impian, ia kan? (ngaku aja deh)
Tak terkecuali diriku, meski sampai saat ini belum terealisasi, tapi aku sangat berharap..suatu saat mimpiku bisa jadi kenyataan (ngomong-ngomong kalian mimpi jadi apa?)
Terkadang ada rasa pesimis, apa iya aku bisa mewujudkannya. Merasa diri hanyalah orang bawah, berwawasan rendah. Yach...tapi aku juga mempunyai rasa optimis yang sangat, hingga bisa meyakinkan diri sendiri bahwa aku pasti bisa.(cemunguddd yaaa).
Sepertinya untuk mewujudkan cita-citaku ini butuh belajar yang super rajin, membaca dengan penuh semangat, jangan berhenti tuk menulis(tapi bukan berarti menulis siang malam tiada hentinya lho ya?).
Selalu meluangkan waktu untuk belajar menulis, biar terlatih menulis yang isinya berkualitas, memakai BAHASA YANG BENAR , KOSAKATA, DLL. Pokoknya belajar seperti kelas satu SD, menulis besar kecilnya huruf, awal kalimat dengan huruf besar, nama-nama kota, orang ,jalan gunung, juga harus pakai huruf besar (contoh:Ani berangkat ke Medan bersama kawan-kawan).
Alhamdulillah banget, aku dapat pekerjaan di rumah (baca;pembantu) suruh ngajarin anak SD, jadinya ikut belajar. Jadi terasah lagi pelajaran yang sudah lama terkikis oleh waktu ( bahasanya...)Bersambung.....
Pasti semua orang mempunyai impian, ia kan? (ngaku aja deh)
Tak terkecuali diriku, meski sampai saat ini belum terealisasi, tapi aku sangat berharap..suatu saat mimpiku bisa jadi kenyataan (ngomong-ngomong kalian mimpi jadi apa?)
Terkadang ada rasa pesimis, apa iya aku bisa mewujudkannya. Merasa diri hanyalah orang bawah, berwawasan rendah. Yach...tapi aku juga mempunyai rasa optimis yang sangat, hingga bisa meyakinkan diri sendiri bahwa aku pasti bisa.(cemunguddd yaaa).
Sepertinya untuk mewujudkan cita-citaku ini butuh belajar yang super rajin, membaca dengan penuh semangat, jangan berhenti tuk menulis(tapi bukan berarti menulis siang malam tiada hentinya lho ya?).
Selalu meluangkan waktu untuk belajar menulis, biar terlatih menulis yang isinya berkualitas, memakai BAHASA YANG BENAR , KOSAKATA, DLL. Pokoknya belajar seperti kelas satu SD, menulis besar kecilnya huruf, awal kalimat dengan huruf besar, nama-nama kota, orang ,jalan gunung, juga harus pakai huruf besar (contoh:Ani berangkat ke Medan bersama kawan-kawan).
Alhamdulillah banget, aku dapat pekerjaan di rumah (baca;pembantu) suruh ngajarin anak SD, jadinya ikut belajar. Jadi terasah lagi pelajaran yang sudah lama terkikis oleh waktu ( bahasanya...)Bersambung.....
Langganan:
Postingan (Atom)